Kereta-wisata-di-Solo-Sepur-Kluthuk-Jaladara

Naik Kereta Uap, Cara Unik menikmati Kota Solo

Ingin mengelilingi kota Solo dengan cara berbeda, Anda bisa menggunakan moda transportasi di Solo, yakni kereta uap. Masih ada lagi moda transportasi kuno di Solo yakni kereta uap Sepur Kluthuk Jaladara. Kereta Uap Kluthuk Jaladara merupakan kereta buatan Jerman tahun 1896 yang terdiri dari satu lokomotif Seri C 1218 dan dua gerbong penumpang dengan Seri TR 144 dan TR 16.
Dimana kereta api yang masih menggunakan bahan bakar dari kayu ini adalah satu-satunya kereta yang melewati pusat kota. Karena relnya berada di sepanjang ruas jalan utama kota Solo.

Rute Sepur Kluthuk Jaladara dari mulai stasiun Purwosari sampai Stasiun Kota Sangkrah. Kereta ini hanya beroperasi 2 kali dalam seminggu yaitu hari Sabtu dan Minggu.
Untuk menaiki kereta uap terbagi dalam beberapa paket. Untuk rombongan sekitar 80 orang dikenakan biaya sebesar Rp.3,2 juta. Paket 35 penumpang dikenakan biaya Rp.290 ribu per orang, paket yang membawa 25 penumpang dikenakan biaya Rp.360 ribu per orang.

Cukup mahal memang, namun merasakan sensasi menaiki kereta kuno di tengah kota hanya bisa di rasakan di Solo. Masih mendapatkan fasilitas welcome drink berupa minuman jamu tradisional dan jajanan pasar. Mendengarkan musik tradisional selama perjalanan, suvenir berupa sampir atau slayer, atraksi kesenian tradisional seperti reog atau jatilan, pemandu perjalanan, tiket masuk museum.

Menaiki kereta uap kuno buatan jaman kolonial Belanda juga bisa di nikmati di Agrowisata Sondokoro yang berada di dalam Pabrik Gula Tasikmadu. Menaiki kereta uap mengelilingi pabrik gula yang hingga saat ini masih terus berproduksi. Untuk menaiki kereta uap di Sondokoro dikenakan tiket dengan harga Rp.7 ribu sampai Rp.9 ribu bergantung jarak tempuhnya

Sumber Klik Disini

About the Author

Profile photo of dolanbareng

By dolanbareng / Administrator, bbp_keymaster

Follow dolanbareng
on Feb 18, 2016

No Comments

Leave a Reply